Minggu, 16 Agustus 2015

Potret sarjana

Sungguh besar rasanya amanat predikat sarjana ini kepada para pena penyandangnya. Karena yang jelas kehadiran sarjana dalam masyarakat bukan karena sekedar ada, melainkan ada dan harus aktif dalam berada dimasyarakat. Dengan dedikasi yang tinggi dan ketangguhan dalam menghadapi segala tantangan zaman yang menuntunnya, mereka ya termasuk dengan saia sendiri sebagai lulusan sarjana kefarmasian, diharapkan berhasil mengukir sejarah zaman dengan wajah manusiawi yang sempurna. Pertanyaan yang mungkin timbul adalah “mampukah para sarjana memasang dan menempatkan potret kebebasannya dalam masyarakat?, mampukah mereka untuk tidak mengarah pada fanatisme diskruktif atau ketidak berdayaan dalam memandang dunia yang telah di sadarinya?, dalam acuan dalam menjawab pertanyaan yang muncul itu, jawaban yang tepat terhadap pertanyaan tersebut adalah keberanian seorang sarjana untuk mempermasalahkan logika sistem yang sempat mengengkangnya, serta tidak segan-segan untuk terlibat langsungn dalma mempersalahkan dari sinilah akan nampak subyek yang dinamis dan fleksibel, tidak semata-mata tunduk pada keterbatasan-keterbatasan yang ada pada dirinya, serta tidak bersimpuh pasrah pada dokrin buta lingkungannya.
Adapun keberanian untuk mengangkat problematika ini banyak ditentukkan kecakapn oleh seorang sarjana dalam merealiasasikan teori-teori yang dimiliki pada praktek nyata dan tindak sosial yang dihadapi, karena kehadiran sejumlah teori tanpa praktek dan tindak sosial adalah idealisme yang bersifat melarikan diri. Besarnya tuntutan masyarakat itu, semakin banyak meminta kreatifitas yang tinggi dari para sarjana. Sarjana ya sarjana tentu saja mereka yang kreatif dalam menghadapi banyak tuntutan masyarakat. Kreatif dalam berfikir juga kreatif dalam beraktifitas. Hanya saja dalam hal ini harus disadari oleh para sarjana, bahwa kreatifitas tidak muncul secara tiba-tiba. Sesungguhnya teori yang telah mapan dimiliki tak jarang mengalami kegagalan dalam prakteknya, seharusnya jika para pelajar terus melibatkan diri secara aktif dalam segala usaha menumbuhkan, meningkatkan, dan menambah wawasan pengetahuan dan keterampilan. Hal ini akan memiliki besar manfaatnya dalam usaha meningkatkan kualitas dirinya.

Seringkali seorang sarjana lulusan sarjana srata 1 hingga kejenjang tingkat 3 merasa bangga dan cukup dengan apa yang telah diperoleh ketika masih kuliah. Pada hal pada perjalanan prakteknya masih banyak celah-celah kekurangan dan kebopengan pada dirinya, selanjutnya bilamana ia sudah enggan mencari dan sekaligus menyempurnakan segala kekurangan itu maka tambah lagi satu tiket bagi mereka sebagai sarjana jalan ditempat, dengan ciri khasnya, ia selalu berusaha lari dari tanggung jawabnya dan memunculkan kesadaran palsu yang merupakan proyeksi diri angan-angan yang utopis. (Bersambung) 

Senin, 27 Juli 2015

Saat huruf setelah C yaitu D
Jika jalan masih panjang
Tak usah kau simpan risau berlebihan
Selalu ada ruang
Untuk cinta tak terbayangkan
Selama engkau terus berjuang
Menjaga hatimu dengan keyakinan
Aku, tak usah kau pandang,
Dia akan menuntunmu perlahan
Kebahagiaan kan terpampang,
Dalam balutan selimbut Iman
Apabila DIA yang utama kau Sayang,
Dan tauhid selalu kau tegakkan,
Sendirinya rasa itu kan datang,
Menuju tujuan yg kau nantikan..
Dalam sebuah penantian, kau kan raih kebahagiaan
Satu huruf setelah C yaitu D,
DOA..

Rabu, 15 Juli 2015

awalperkenalan

Setiap yg mempunyai nama pasti akan dan harus memperkenalkan dirinya sendiri, tpi setiap apa yg memiliki nama tidak semua harus bernyawa.. Sebuah nama akan memiliki banyak makna dan arti ada harapan dan tujuan yg apa diinginkan..begitu juga salah satu nama pojokonaniapt ini, konotasi kata dari nama pojokonaniapt, orang yg melihat dan mendengar paati memiliki asumsi yg beragam, dari asumsi negati ataupun positif, ya silahkan saja kawan toh ini negara bebas berpikir tidak dilarang kecuali anda menyakitkan atau merugikan orang lain dari apa yg anda lakukan.. Sang pencinta menciptakan berbagai mahluk hidup dan Mahluk Allah yg paling sempurna adalah Manusia, ya itulah kita sebagai manusia yg memiliki akal dan pikiran, mungkin sebagian orang yg mendengar nama ini berpikiran negatif, ya kenapa tidak coba saja searching makna arti dari sepengal kata yg saia gunakan "onani", silahkan dibuktikan sendiri saja..
Tapi saia mencoba melihat dari segi posisi hal yg berbeda, jika otak ini hanya tebelenggu.melihat dari hanya.satu arah saja mungkin berasumsi negatif.. Toh ini tidak dilarang kan untuk melihat secara arti luas, mencoba membebaskan pikiran ini pojokonani dipojok dalam kenikmatan, dan pojokonaniapt itu lah yg saia lakukan saia mencoba menikmati apa yg saia langkahi tiap tahap demi tahapnya dan saia lakukan, ketika melangkah apa yg kita pilih kadang menjadi beban dan penderitaan, kenapa tidak sebaliknya kita nikmati saja proses ini, proses menjadi mahasiswa farmasi dimulai dari beragam mata kuliah yg rumit, praktikum praktikum yg katanya melelahkan hingga laporan laporan yg kejar target.. Selamat menikmati para pemilik pikiran..